Collabs Bareng Mantan DeadSquad, Isyana Sarasvati Rilis Burn, Metal Banget – Detik Kini
JAKARTA – Isyana Sarasvati mengejutkan penggemar lewat lagu barunya Burn yang mengusung genre metal.
Lagu dalam album Eklektiko itu hasil kolaborasi dengan tiga mantan personel DeadSquad. Karis mengisi gitar, Shadu Rasjidi untuk bass, dan Agustinus Widi yang tidak hanya didaulat mengisi vokal scream dan growl, tetapi juga ikut dalam proses kreatif penulisan lirik.
Burn bernuansa trance metal sangat agresif, modern juga emosional. Namun masih menghadirkan elemen pop dan elektronik yang dimainkan oleh Kenan Loui lewat barisan synthesizer, keyboard, dan efek suara, sehingga karakter trance metal dalam lagu ini terasa semakin modern dan intens.
Isyana menjelaskan Burn merupakan track album yang paling merepresentasikan makna Eklektiko, ada pop elektronik dan metal yang menghasilkan trace metal.
“BURN adalah salah satu track di album yang paling merepresentasikan makna EKLEKTIKO. Perpaduan antara pop, electronic, dan metal melahirkan warna baru yaitu Trance Metal (Dance Metal) yang jadi eksplorasi baru untukku. Sebagai pribadi yang kinestetik, aku menciptakan lagu ini untuk menemani teman-teman beraktivitas, terutama saat berolahraga. Semoga ‘BURN’ bisa jadi pemicu semangat untuk menjalani hari,” ujar Isyana Sarasvati.
Bagi Isyana, Burn juga merupakan representasi dari kebebasan berekspresi tanpa batas genre. Bagi Isyana, proyek anyarnya ini sebagai refleksi perjalanan hidup, emosi dan perkembangan diri sebagai individu dan musisi sekaligus.
EKLEKTIKO menjadi proyek multichapter yang dirancang untuk merefleksikan berbagai fase dalam kehidupan Isyana.
Album ini dibagi menjadi empat chapter utama, yaitu Lunora, MAMIU, Cecilia, dan ABADHI dengan membawa warna musikal, emosi, visualisasi, dan perspektif yang berbeda.
“EKLEKTIKO adalah refleksiku tentang kehidupan manusia. Aku percaya kita hadir di dunia ini untuk belajar merasakan keberagaman, menjalani baik dan buruknya kehidupan, menemukan makna di setiap perjalanan, dan merayakan semuanya. Album ini adalah bentuk terima kasihku atas setiap proses itu,” ungkap Isyana Sarasvati. (*)

